Bila demikian, Menikahlah Ukhti

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

(¯`*•.¸♥ Bila demikian, Menikahlah Ukhti..! ♥
¸.•*´¯)

Bismillahirrahmanirrahim,

Ketika usia sudah melewati angka dua puluh, seorang wanita biasanya selangkah lebih serius memikirkan tentang pernikahan dan rumah tangga. Ia mulai mempersiapkan dirinya untuk menyongsong kehidupannya bersama pendampingnya kelak. Mulai dari mengikuti seminar pra-nikah, membaca buku-buku bertema pernikahan dan keluarga, belajar memasak sampai melakukan program diet. Semua persiapan yang sangat mulia dan insya Allah tidak ringan perhitungannya jika dilandasi kerinduan akan wajah Allah dan keinginan menghuni jannatunna’im.

Namun, ketika pinangan datang adakalanya seorang wanita ragu apakah ia siap membangun rumah tangga dengan pria yang datang tersebut ataukah tidak. Apakah pria ini yang akan menjadi pemimpin/ qawam-nya esok hari. Pria yang akan selalu ia doakan dalam tiap tasyahud akhirnya. Pria yang selalu mendampinginya esok hari dalam lapang dan sempit, bahagia dan nestapa, senang dan marah. Wanita perlu memperhatikan beberapa indikasi, agar jangan sampai salah memilih pria tersebut: pendampingnya, pemimpinnya, dan ayah dari anak-anaknya kelak.

Dalam sebuah buku berjudul “Pria dan Wanita Dalam Satu Gerbong” Syaikh Muhammad Barakat (semoga Allah menjaganya) memberikan nasihat yang dapat membantu para muslimah untuk memastikan hal-hal berikut ada pada dirinya sebelum memutuskan melanjutkan proses ta’aruf (perkenalan) dan khitbah (peminangan) menuju jenjang pernikahan:

1. Bila wanita telah merasa yakin dirinya suka kepada seorang pria bukan sekadar karena ketampanan atau kegagahannya saja, tetapi karena potensinya sebagai lelaki yang bersumber dari pikiran, akhlak, dan kemauannya, dan juga dari percaya dirinya.
2. Bila wanita merasakan dalam lubuk hatinya dia mampu berkorban untuk pria itu dengan segala macam hal bahkan yang menyebabkan hilangnya kesenangan materi sekalipun.
3. Bila wanita merasa bahwa pria itu menghormatinya karena kepribadiannya dengan penghormatan yang dalam. Dan wanita merasakan ketentraman dalam diri pria itu terhadap dirinya, kehormatannya, dan masa depannya bila kelak hidup bersamanya dalam naungan rumah tangga.
4. Bila wanita itu merasa sepenuh hati mengurus pria itu atas keinginannya sendiri, seakan-akan ia adalah ibunya yang penuh kasih, yang akan mengurusnya secara naluriah.
5. Bila wanita punya keinginan berterus terang dalam segala hal kepada pria itu bila kelak hidup bersamanya. Dan menyerahkan segala macam buah pikiran dan perasaannya. Dan apabila dia kurang bersikap seperti itu dia merasa bersalah.
6. Bila wanita merasa sanggup menanggung penghinaan yang tidak disengaja dari pria itu, meskipun di depan orang banyak, dengan mencari alasan kenapa itu terjadi tanpa merasa dihina.
7. Bila wanita merasa mampu untuk tidak berubah sikap kepada pria itu bila pria itu mengalami kesempitan. Bahkan terus memompa semangat dan berdiri mendampinginya.
8. Bila wanita merasa senang dicemburui lalu segera berusaha membuat pria itu ridha terhadapnya. Dan mau menghindari sesuatu yang membangkitkan kecemburuannya.
9. Bila wanita itu merasa akan mampu rela hati ketika menghadapi kebiasaan, akhlak, dan tabiat pria itu.
10. Bila wanita merasa puas dan cukup ketika pria itu ada disampingnya. Bahwa pria itu adalah yang paling berharga bagi dirinya.
11. Bila wanita itu –karena cintanya kepada pria itu- siap melepaskan diri dari tabiat wanita yang membuat daya tarik terhadap lelaki lain, seperti kegemaran menampakkan diri dan lain sebagainya.

Demikianlah fenomena-fenomena yang dipaparkan oleh Syaikh Muhammad Barakat dalam bukunya. Yang apabila seorang wanita telah merasakannya terhadap seorang pria, maka dia boleh meyakini bahwa pria itulah pria yang dicintainya. Dan, apabila sebab-sebab tersebut di atas telah terpenuhi, maka tidak diragukan, bahwa wanita itu akan bisa menemani pria tersebut dengan penuh bahagia dan kesenangan. Wallahu’alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s