Bagaikan Sebuah Kapal Penumpang

Bagaikan Sebuah Kapal Penumpang

Bagaikan sebuah kapal penumpang, arah dan perjalanan mereka sangat ditentukan oleh benar dan tidaknya sang nakoda dalam mengendalikan dan mengarahkan kapal.Begitu pula dengan umat ini,umat yang kebanyakan di antara mereka adalah orang awam akan sangat tergantung kepada para pemimpinnya,baik itu pemimpin dalam urusan duniawi ataupun pemimpin agamanya.
Para pemegang urusan pemerintahan yang merupakan salah satu bagian dari ulil amr sangat menentukan arah perjalanan kehidupan dunia umat,sedangkan para ulama yang merupakan bagian kedua dari ulil amr sangat menentukan baik dan tidaknya perjalanan agama dari pengikutnya.
Hal ini sangat nampak di mata kita ,tidaklah keluar darinya kecuali orang-orang yang dirohmati oleh Alloh Ta’ala.
Alloh Ta’ala memuji dan mengangkat derajat para ulama yang benar-benar menginginkan kebaikan untuk diri dan umatnya .Di antaranya firman Alloh (yang artinya): Alloh menyatakan bahwasannya tidak ada llah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang menegakkan keadilan, para malaikat dan orang-orang yang berilmu… (QS. Ali Imran: 18)
Namun bagi para ulama Su (jahat) yang menggunakan ilmunya untuk membodohi orang yang memang masih bodoh, menipu umat untuk kepentingan hawa nafsunya, mengajak umat untuk ta asub dan fanatik pada kelompoknya merekalah orang yang sesat dan menyesatkan.Rosululloh memperingatkan dari mereka dengan sabda beliau (yang artinya):”Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan”.
Dan ironisnya,alangkah banyaknya mereka di zaman yang semakin akhir ini,hal ini diisyaratkan oleh Rosululloh dalam sabda beliau (yang artinya):”Alloh tidak akan mencabut ilmu sekaligus dari dadanya para ulama,namun Alloh mencabut ilmu dengan diwafatkannya para ulama,sehingga tatkala mereka tidak ada,niscaya manusia akan mengambil para pemimpin yang bodoh,mereka dimintai fatwa dan mereka berfatwa,akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhori Muslim)
Oleh karena itu wahai para ulama ,wahai para pemimpin umat,wahai orang-orang yang diberi amanat oleh Alloh untuk mengarahkan umat kepada jalan kebaikan…
Jaga dan tunaikanlah amanat yang dibebankan Alloh kepada kalian untuk menyampaikan kebenaran yang terpancar dari Al-Quran dan as-Sunnah!!!
Dulu,Alloh memerintahkan kepada Rosululloh untuk menyampaikan dan menjelaskan wahyu yang diturunkan kepadanya,sebagai mana firman-Nya(yang artinya): …Dan kami turunkan kepadamu al-Quran,agar Kmu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka …(QS.an-Nahl:44)
Dan perintah itu pun berlaku bagi para ulama yang merupakan pewaris mereka,sebagaimana sabda beliau (yang artinya): “Para ulama adalah pewaris para nabi.”
Jangan simpan kebenaran,jangan sembunyikan wahyu ilahi dan petunjuk nabawi dari umat…
kesalahan di dalamnya…..
Semoga dengan itu semua kita termasuk orang yang di hormati oleh Alloh dan termasuk yang disinyalir oleh Rosululloh: “Orang yang menunjukkan pada jalan kebenaran seperti orang yang melakukannya.” Serta ajaklah umat ini agar hanya tunduk kepada kebenaran, ajaklah mereka untuk menjadikan dasar wala dan baro mereka,suka dan benci mereka hanya karena Alloh Ta ala….
Jangan giring mereka untuk ta ashub dan fanatik kepada figur tertentu, kelompok dan golongan tertentu……
Karena tidak ada seorang pun yang ma shum dari kesalahan kecuali Rosululloh, mengajak umat untuk ta ashub kepada figur tertentu kecuali Rosululloh sama saja dengan mengajak mereka untuk ta shub kepada sesuatu yang pasti ada
Semoga…..Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s